Senin, 11 Oktober 2010

MAMAH

Mama adalah salah satu panggilan untuk seorang ibu yang telah melahirkan kita. Banyak sekali panggilan untuk ibu yang telah melahirkan kita, ada yang memanggil dengan panggilan mama, emak, enya, bunda, dan masih banyak lagi tapi semua itu sama saja. Apapun panggilannya beliau adalah ibu yang telah melahirkan kita kedunia ini. Aku memanggil ibu ku dengan sebutan mamah, beliau sangat berarti bagi hidupku aku sadar aku bukan siapa siapa tanpa adanya mamah disampingku, aku menjadi sekarang ini juga berkat mamah ku.
Dari mulai aku dikandungan mama aku tau mama cape selalu bembawa serta diriku kemanapun mamah pergi, ketika mamah pergi bekerja, belanja, makan, bahkan mandi pun mamah selalu membawa ku dan itu berlangsung selama 9 bulan, semua itu mamah lakukan hanya untuk ku......
Ketika aku dilahirkan kedunia ini, aku bikin semua orang panik. Papa ku pasti panik melihat mamah ku yang kesakitan karena aku. Dan akhirnya aku pun lahir kedunia. Setelah aku lahir aku masih membuat mamah ku sibuk karena aku tidak terkecuali papah yang juga ikut sibuk membantu mamah mengurusi diriku, ketika aku lapar aku menangis, ketika aku pipis aku pun menangis, dan mamah langsung bangun ketika mendengar tangisanku baik pagi, siang atau malam hari sekali pun, semua itu mamah lakukan hanya untuk ku.....
Ketika aku mulai tumbuh menjadi anak yang mungil kata pertama yang keluar dari mulutku adalah kata MAMAH, mamah tidak lengah menjaga ku ketika usia balita aku sering melakukan hal2 yang membuat mamah panik, tapi mamah selalu mengawasiku dengan waspada. Semua itu mamah lakukan hanya untuk ku.....
Ketika usia ku 5 tahun aku mulai masuk sekolah taman kanak-kanak, dan mamah selalu menyiapkan kebutuhan ku untuk berangkat sekolah, mulai dari mandi sampai berangkat. Mamah ku pun tidak langsung meninggalkan ku ketika sudah mengantarkan aku sampai disekolah, mamah siap sedia menunggu ku sampai aku pulang sekolah. Mamah dan papah selalu bergantian untuk menunggui ku sekolah, semua itu mamah lakukan hanya untuk ku...
Untuk menceritakan seorang mamah tidak akan ada ujungnya, mamah bagiku sangatlah berharga. Aku sangat sedih ketika aku mulai jauh dari mamah ku, ketika aku mulai kuliah di Depok aku tidak setiap hari lagi bertemu dengan mamah ku. Sedih rasanya jauh dari orang tua.
Saat kita sedang dilanda pusing dan bingung karena baru hidup di kota yang baru aku tak bisa memeluknya, ketika aku sedang rindu aku tidak bisa memeluknya, ketika aku sedang ingin mermanja manja dengan mamah itu pun tidak bisa aku lakukan lagi.
Mamah menyediakan semua fasilitas yang aku butuhkan disini, dari kosan yang bagus hingga kendaraan untuk aku kemana2 tapi itu semua tidak bisa membayar rasa rindu ku terhadap mamah, ketika aku sedang tidak ada kuliah aku selalu pulang ke serang untuk bertemu mamah, rasanya tenang bisa dekat dengan mamah dan memeluknya lagi.
Apapun keadaan ku jika selalu bersama mamah, hati ku selalu tenang...
I LOVE YOU MAMAH

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar