Sabtu, 04 Mei 2013

LOGOTERAPI


Nama     : Novi Nolitavia
Kelas      : 3PA01
Npm       : 15510056
Matkul    : Psikoterapi


Terapi logi (logo therapy) dikembangkan oleh Victor Frankl pada tahun 1938 ketika ia menjadi tawanan di kamp Nazi bersama tawanan Yahudi lainnya. Ibu, bapak dan istrinya meningal di kamp Nazi itu. Semua tawanan mengalami penderitaan yang amat berat . Semasa dalam tawanan itu muncul inspirasinya mengenai makna (logo) kehidupan, maka penderitaan, kebebasan rohani dan tanggung jawab terhadap Tuhan dan manusia dan makhluk lainnya.
Logoterapi adalah bentuk penyembuhan melalui penemuan makna dan pengembangan makna hidup, dikenal dengan therapy through meaning. Bastaman (2007) menambahkan selain therapy through meaning, logoterapi juga bisa disebut health through meaning. Logoterapi juga dapat diamalkan pada orang-orang normal.
Dalam psikologi, logoterapi dikelompokkan dalam aliran eksistensial atau Psikologi Humanistik. Logoterapi dapat dikatakan sebagai corak psikologi yang memandang manusia, selain mempunyai dimensi ragawi dan kejiwaan, juga mempunyai dimensi spiritual, serta beranggapan bahwa makna hidup (the meaning of life) dan hasrat akan hidup bermakna (the will to meaning) merupakan motivasi utama manusia. Frankl memandang spiritual tidak selalu identik dengan agama, tetapi dimensi ini merupakan inti kemanusiaan dan merupakan sumber makna hidup yang paling tinggi (Bastaman, 2007).
Bastaman (2007) menyatakan bahwa makna hidup bersifat memberi pedoman dan arah. Makna hidup memberikan sebuah arahan terhadap kegiatan dan aktifitas keseharian dalam kehidupan sesorang. Makna hidup merupakan sesuatu yang identik dengan tujuan, hal itu akan menjadi sebuah titik tuju dalam kehidupan seseorang yang akan mengarahkan hidupnya dalam rangka menuju titik tujuan tersebut. Begitu makna hidup ditemukan dan tujuan hidup ditentukan, individu akan terpanggil untuk melaksanakan dan memenuhinya, serta kegiatan-kegiatan individu pun menjadi lebih terarah kepada pemenuhan itu.
Makna hidup melampaui intelektualitas manusia. Makna hidup tidak bisa hanya dicapai dengan usaha berpikir tanpa adanya usaha implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengetahui sesuatu yang bermakna bagi kita perlu melalui proses intelektual. Namun, hal ini hanya merupakan sebuah pengetahuan belaka dan tidak memberi makna, ketika kita tidak menjalankan sebuah komitmen dan implementasi dari sesuatu yang kita anggap bermakna tersebut.
Kebebasan fisik boleh dirampas akan tetapi kebebasan rohani tak akan hilang dan terampas, dan hal ini menimbulkan kehidupan itu bermakna dan bertujuan. Kebebasan rohani artinya kebebasan manusia dari godaan nafsu, keserakahan, dan lingkungan yang penuh dengan persaingan dan konflik. Untuk menunjang kebebasan rohani itu dituntut tanggung jawab terhadap Tuhan, diri dan manusia lainnya. Menjadi manusia adalah kesadaran dan tanggung jawab. Makna hidup itu harus dicari oleh manusia. Didalam makna tersebut tersimpan nila-nilai yaitu: 1. Nilai kretaif, 2. Nilai pengalaman, dan 3) nilai sikap. Dengan dorongan untuk mengisi nilai-nilai itu maka kehidupan akan bermakna. Makna hidup yang diperoleh manusia akan meringankan beban atau gangguan kejiwaan yang dialaminya.

TujuanTerapi Logo (Logo Therapy) bertujuan agar dalam masalah yang  dihadapi klien dia bisa menemukan makna dari penderitaan dan kehidupan serta cinta. Dengan penemuan itu klien akan dapat membantu dirinya sehingga bebas dari masalah tersebut.


Sumber : 
- Willis, Sofyan. (2004). Konseling individual teori dan praktek. Bandung: CV. Alfabeta B. 
- Cahyono, B. (2011). Meraih Kekuatan Penyembuhan Diri yang Tak Terbatas. PT Gramedia Media Utama: Jakarta.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar